Beranda Berita Utama Menteri Dalam Negeri Terbitkan Edaran Pencegahan Covid-19 Terkait TKI

Menteri Dalam Negeri Terbitkan Edaran Pencegahan Covid-19 Terkait TKI

Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menerbitkan Surat Edaran (SE) Tentang Pencegahan Penyebaran dan Percepatan Penanganan COVID-19 terkait Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

“Berkenaan dengan berlakunya kebijakan Movement Control Order (MCC) oleh Pemerintah Malaysia yang membatasi pergerakan terhadap orang dan barang telah berdampak pada pemulangan TKl. Sehingga dalam surat tersebut juga dijelaskan apa saja langkah yang harus dilakukan kepala daerah,” kata Mendagri Tito Karnavian di Jakarta, Kamis.

Surat bernomor 440/2688/SJ itu ditujukan bagi seluruh gubernur, bupati dan wali kota yang bertujuan untuk melakukan beberapa langkah penting.

Menurut dia langkah pertama khusus bagi Gubernur Kepulauan Riau, Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara yang wilayahnya menjadi pintu masuk kedatangan TKI agar menerima dan memberikan perlindungan terhadap proses pemulangan baik yang melalui jalur resmi maupun jalur lain.

Kemudian, mekanisme penerimaan TKI dari Malaysia dilakukan dengan cara pemeriksaan sesual protokol penanganan COVlD-19 yang dilakukan oleh pejabat yang berwenang (otoritas setempat) dengan menjunjung tinggi prinsip kemanusiaan.

Selanjutnya, TKI akan dibagi menjadi dua kelompok setelah melalui pemeriksaan sesuai protokoI penanganan COVID-19.

TKI yang tidak memilikl gejala atau symtomatik COVID-19 diperbolehkan pulang ke daerah masing-masing dengan status Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan memberlakukan isolasi mandiri yakni 14 hari dengan prinsip kemanusiaan guna mencegah terjadinya penyebaran COVID-19.

Selama isolasi mandiri diberikan bantuan berupa masker; sarung tangan; pembersih tangan berbentuk gel atau cairan (hand sanitizer), sabun cuci tangan, suplemen Vitamin C dan Vitamin E, serta pelaksanaan rapid test.

Sedangkan TKI yang memiliki gejala atau symtomatik COVID-19 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau positif terpapar, maka ditempatkan pada tempat isolasi yang telah disiapkan sesuai protokol penanganan.

Sementara itu, pelaksanaan isolasi mandiri bagi TKI dengan status ODP dapat memanfaatkan fasilitas milik pemerintah daerah, fasilitas milik swasta yang telah bekerjasama dengan rumah sakit sebagai rujukan langsung bila membutuhkan penanganan lebih lanjut.

(Antara/mb)

Must Read

Saat Sri Mulyani Sampaikan Pesan Lewat Video Pass The Paper

JAKARTA, - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati punya cara tersendiri menyampaikan pesan selamat menjalankan ibadah di bulan Ramadhan.Lewat akun Instagram pribadinya @smindrawati, perempuan yang...

Peduli Covid-19, Bank Jateng Berikan Ribuan Masker

Alreinamedia, Batang - Melihat kebutuhan masker yang terus bertambah, membuat Bank Jateng berinisiatif untuk memberikan ribuan masker kepada warga Batang, melalui Gugus Tugas Penanganan...

Enam Puskesmas di Cilacap Terima Ambulans Khusus Covid-19

Cilacap,  - Untuk menunjang percepatan penanganan Covid-19 (corona), Pemerintah Kabupaten Cilacap melalui Dinas Kesehatan menyerahkan kendaraan ambulans khusus Covid-19 kepada 6 Puskesmas yaitu, Puskesmas...

Positif Covid-19 di Indonesia Meningkat jadi 4.241 Kasus

Jakarta - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan, jumlah pasien positif COVID-19 di Indonesia hingga Minggu, 12 April, tercatat sebanyak 4.241...

Panglima TNI Mutasi Jabatan 329 Perwira Tinggi

Jakarta - Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. melakukan mutasi jabatan di lingkungan TNI dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan...